Keyboard Shortcuts
ctrl + shift + ? :
Show all keyboard shortcuts
ctrl + g :
Navigate to a group
ctrl + shift + f :
Find
ctrl + / :
Quick actions
esc to dismiss
Likes
Search
Masalah-masalah Penting Dalam Islam [Masalah-1 = Khotbah Hajat]
Y & R
开云体育?
Khotbah
Hajat
oleh
Abdul Hakim bin Amir
Abdat
? ?
Khotbah, artinya = Berpidato
Hajat, artinya = Keperluan
?
Pembukaan/awal mulai pembicaraan (dengan lisan maupun tulisan) yang dimulai dengan pujian dan sanjungan? dan membaca tasyahhud (dua kalimat syahadat) kepada Allah 'Azza-Wa-Jala, untuk keperluan, seperti ; berkhotbah jum'at, khotbah akad nikah, berceramah/bertabligh, mengajar memberikan kuliah, berdiskusi, mengarang dan lain sebagainya. ?
Rasulullah SAW selalu memulai khotbahnya
dengan mengucapkan puji-pujian dan sanjungan kepada Allah 'Azza-Wa-Jala serta
bertasyahud sebagaimana telah diriwayatkan oleh banyak shahabat.
?
Di bawah ini akan saya bawakan beberapa
riwatnya.
1. Dari Asma' binti Abi Bakar, menceritakan
:
??? Artinya:
....Lalu Nabi SAW memuji Allah dan menyanjungnya, kemudian beliau berkata : Am-ma ba'du..... (shahih riwayat : Bukhari I/29, 221 dan lain-lain). ?
2. Dari Amir bin Taghlib (lafadznya
sama dengan riwayat Asma' diatas)
??? (shahih riwayat : Bukhari
I/221)
?
3. Dari Aisyah, ia menceritakan :
??? Artinya :
?
...Ketika beliau? (Nabi SAW) telah selesai shalat shubuh, beliau menghadap kepada orang banyak, lalu beliau BERTASYAHHUD, kemudian beliau berkata : Am-ma ba'du.......(shahih riwayat : Bukhari I/222). 4. Dari Abu Humaid As-Saa'idy, ia menceritakan.
??? Artinya :
...Bahwa Rasulullah SAW pernah berdiri (khotbah) di waktu sore sesudah sholat (ashar), lalu beliau bertasyahhud dan menyanjung atas Allah yang memang Dia pemilik (puji-pujian), kemudian beliau berkata: Am-ma ba'du... (shahih riwayat Bukhari I/222). 5. Dari Miswar bin Makhramah.
(lafadznya? semakna dengan riwayat Aisyah dan Abu??? Hummaid
As-Saa'idy) (riwayat Bukhari I/222).
?
6. Dari Ibnu Abbas, ia
menceritakan.
??? Artinya :
Nabi SAW pernah naik mimbar, lalu beliau memuji Allah dan menyanjung atas-Nya, kemudian berkata: Am-ma ba'du... (shahih riwayat Bukhari I/223). ?
7. Dari Jabir bin Abdullah, ia menceritakan.
??? Artinya:
Adalah Rasulullah SAW berkhotbah kepada manusia, beliau memuji Allah dan menyanjung atas-Nya yang memang Dia (Allah) pemilik (puji-pujian dan sanjungan) dan beliau mengucapkan : Barangsiapa yang Allah pimpin dia,maka tidak ada satupun yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan (Allah), maka tidak ada satupun yang akan bisa menunjukinya,..Kemudian beliau mengucapkan : Am-ma ba'du, maka sesuangguhnya sebaik-baik perkataan itu ialah Kitabullah (Al-Qur'an) dan sebaik-baik pimpinan itu ialah pimpinan Muhammad, dan sejelek-jelek urusan ialah yang diada-adakan (didalam perkara ibadah), dan tiap-tiap bid'ah itu sesat, dan tiap-tiap kesesatan itu tempatnya di neraka, (dalam satu riwayat disebutkan : Beliau mengucapkan di dalam khotbahnya sesudah bertasyahhud : Sesungguhnya sebaik-baik perkataan ialah Kitabullah.......). (shahih riwayat : Muslim 2/11, Ahmad dan Nasa'i). ?
8. Dari Abu Hurairah, ia berkata : Nabi SAW bersabda
:
??? Artinya:
Tiap-tiap khotbah yang tidak (dimulai) dengan tasyahhud, maka dia (khotbah) itu seperti tangan yang berpenyakit kusta/lepra. (shahih riwayat : Abu Dawud No. 4841. Ahmad, Ibnu Hibban, Baihaqy. lihat kitab : Silsilah hadits-hadits shahih oleh Muahmmad Nashiruddin Albani jilid 1 no. 169). ?
AL-JADZMA' artinya : Yang terpotong/putus, yang putus
dengan cepat, Maksudnya : Tiap-tiap khotbah yang tidak dimulai dengan
puji-pujian dan sanjungan atas Allah, maka dia seperti tangan yang terputus
dengan cepat yang tidak ada faedahnya. Demikian keterangan Imam Munawi di
kitabnya Fathul Qadir syarah Jami'us Shagier.
?
Berkata Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani : Barangkali
inilah sebab (atau sedikitnya diantara sebab-sebab) tidak berhasilnya faedah
dari pelajaran-pelajaran dan kuliah-kuliah yang diberikan kepada para murid,
karena tidak dimulai dengan tasyahhud. Dimana Nabi SAW sangat menganjurkan
kepada para shahabatnya untuk mempelajarinya.
?
Saya (Abdul Hakim bin Amir Abdat) berkata :? bahwa
menurut Al-Albani yang dikehendaki "Tasyahhud" di hadits ini ialah
"Khotbatul Hajat" yang Nabi SAW telah ajarkan kepada para shahabatnya,
yang lafadznya sebagai berikut :
?
Artinya :
"Sesungguhnya segala puji-pujian kepunyaan Allah. Kami memuji-Nya, dan kami memohon pertolongan kepada-Nya, dan kami meminta ampun kepada-Nya, dan kami memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan-kejahatan diri-diri kami, dan kesalahan-kesalahan perbuatan-perbuatan kami. Barang siapa yang Allah tunjuki/pimpin dia, maka tidak ada satupun yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan-Nya, maka tidak ada satupun yang dapat menunjukinya. Dan aku mengakui bahwa tidak ada Tuhan (yang boleh disembah) melainkan Allah sendiri yang tidak ada satupun sekutu bagi-Nya, dan aku mengakui bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan Rasul-Nya". (kemudian Nabi SAW membaca tiga ayat). "Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa, dan janganlah kamu mati melainkan kamu dalam keadaan muslim" (surat Ali-Imran ayat 102). "Hai manusia bertaqwalah kepada Tuhan kamu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan Ia ciptakan dari padanya (dari jenisnya) jodoh/istri (Hawa), dan Ia kembangkan dari keduanya itu, laki-laki dan perempuan-perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) kekeluargaan/hubungan silaturrahim, karena sesungguhnya Allah itu selalu mengawasi dan menjaga kamu" (surat An-Nisa' ayat 1). "Hai orang-orang yang beriman ! Bertaqwalah kepada Allah, dan ucapkanlah perkataan yang betul/yang benar. Niscaya Ia akan perbaiki amal-amal kamu, dan Ia akan ampunkan dosa-dosa kamu, karena barang siapa yang ta'at? kepada Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah menang dengan (mendapat) kemenangan yang besar " (surat Al-Ahzab ayat 70-71). (Hadits shahih riwayat : Imam Thahawi, Ahmad, Abu Dawud No. 1097 & 2118. Nasa'i 6/73, Tirmidzi, Ibnu Majah No. 1892, Abdurrazzak di kitabnya Mushanaf No. 10449, Baihaqi di kitab Sunanul Kubra 3/214, Ibnu Abi Aashim, Hakim dikitabnya Al-Mustadrak 2/182, darimi 2/141). ?
Hadits Khotbatul-Hajat ini diriwayatkan dari jalan Ibnu
Mas'ud :
Artinya :
"Dari Ibnu Mas'ud, ia berkata : Rasulullah SAW mengajarkan kepada kami (para shahabat) KHOTBATUL-HAJAT, (dalam lain riwayat diterangkan : Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada kami Tasyahhud di dalam shalat (yaitu membaca : At-Tahiyatu dan seterusnya..) dan Tasyahhud di dalam Hajat) : .... (lafadznya telah dikutip diatas). Kemudian beliau membaca tiga ayat : ......... ?
Periksalah kitab-kitab :
Selain diriwayatkan dari jalan Ibnu Mas'ud, hadist yang
semakna dengan ini (lafadz khotbatul hajat) diriwayatkan juga dari jalan Ibnu
Abbas yang dikeluarkan oleh Imam-imam : Thahawi, Ahmad, Ibnu Majah, Nasa'i dan
lain-lain (dengan sanad yang shahih).
?
Kemudian? Imam Muslim di kitab shahihnya (juz 3
halaman 12) meriwayatkan juga dari jalan Ibnu Abbas yang lafadznya sebagai
berikut:
Artinya :
"Dari Ibnu Abbas :.........Lalu Rasulullah SAW mengucapkan : IN-NAL HAMDA LILLAHI...... (arti bagi lafadz ini telah ada diriwayat Ibnu Mas'ud). Lafadz ini lebih ringkas dari lafadz Ibnu
Mas'ud.
Diriwayatkan Imam Ahmad dan Nasa'i, lafadz akhirnya
berbunyi:
"Wa-Asyhadu an-na Muhammadan 'Abduhu wa-Rasuuluhu". Ringkasnya riwayat dari jalan Ibnu Abbas itu dikeluarkan
oleh Imam-imam : Muslim, Ahmad, Nasa'i 6/74, Ibnu Majah dan
Thahawi.
?
Pandangan. Menurut pandangan
saya (Abdul Hakim bin Amir Abdat), lafadz khotbatul hajat itu, boleh kita
baca dengan tiga cara :
Ketiga cara ini boleh kita baca salah satunya mana yang
kita suka. dan sunnah ditambah dengan hadits INNA KHAIRAL HADITS
..........dst.
?
Kemudian sebagai penutup risalah ini, saya tuliskan bacaan
yang sunnah bila dibaca di akhir/penutup majlis, baik oleh yang memberikan
ceramah/pengajar maupun oleh para hadirin.
Artinya :
"Dari Abi Barzah, ia berkata : Rasulullah SAW mengucapkan diakhir urusannya apabila hendak berdiri (sudah selesai) dari satu majlis : SUBHANAKALLAHUMMA WABI HAMDIKA, ASYAHDU ALLAA ILAAHA ILLA ANTA, ASTAGHFIRUKA WA-ATUBU ILAIKA" (artinya : Maha Suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu, aku mengakui bahwa tidak ada Tuhan (yang boleh disembah) melainkan Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu, dan aku bertobat kepada-Mu). Lalu seseorang bertanya : Ya Rasulullah ! sesungguhnya Engkau tadi mengucapkan satu perkataan yang belum pernah Engkau ucapkan sebelumnya. Beliau menjawab : "(bacaan) itu sebagai kaffarat (penebus kesalahan/dosa yang terjadi di dalam majlis (tadi)". (Hadits shahih riwayat Abu Dawud No. 4859) Hadits ini juga diriwayatkan Imam Tirmidzi
dari Abu Hurairah dan Tirmidzi berkata : Hasan-shahih ! kemudian Imam Hakim
meriwayatkan juga dari Aisyah dan ia berkata : Shahihul isnad !.
(Baca kitab : Al-Adzkar halaman 204-205 oleh
Imam Nawawi).
?
Sampai disini saya cukupkan risalah tentang
Khotbatul Hajat ini, mudah-mudahan tulisan ini mendapat keridlaan Allah Ajaw Wa
Jala dalam rangka menghidupkan kembali sunnah Nabi-Nya, yang kini penulis
bersama kawan-kawan tercinta pendukung-pendukung sunnah sedang berusaha keras
untuk itu. Dan apabila ada kesalahan dalam tulisan ini semata-mata datangnya
dari penulis, sedang kebenaran itu tidak lain datangnya dari Allah 'Azza
Wa-Jala.
?
?
"SUBHANAKALLAHUMMA WABI HAMDIKA, ASYHADU ALLAA ILAAHA
ILLA ANTA, ASTAGHFIRUKA WA-ATUBU ILAIKA"
?
?
? ?
?
?
?
?
?
|
to navigate to use esc to dismiss